Minggu, 09 September 2012

Takdir?

Kau,
Percaya akan takdir?
Saat kali pertama bertemu
Tidakkah kau sempat bertanya
Ini sekedar pertemuan ataukah takdir?
Jika iya,
Maka kita adalah sama pada saat itu

Hingga pertemuan kali kedua pun ada
Masih tanya yang sama
Ini sekedar temu atau juga takdir?

Namun ternyata
Pertemuan seterusnya tak terhindari
Aku baru sadar
Kita ini berputar dalam gulungan roda yang sama
Semahir apapun aku sembunyi
Kau akan tetap berhasil menemukan

Dan akupun mulai mengerti...
Serangkaian kisah kecil
Ada sebelum pertemuan ketiga
Semata-mata adalah takdir

Menyusun artian,
Bahwa takdir tak melulu tentang hal besar
Bahkan,
Pertemuan matapun tidakkah bisa disebut takdir?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar