Waktu kian merangkak
Kukira rangkakan siput,
Namun ternyata cepat tak mengenal ketukan
Tapi tahukah kau?
Secepat rangkakan waktu itulah hatiku luluh olehmu
Entah ada kandungan zat apa dalam dirimu
Yang membuatku terus, terus, terus, dan terus berfikir
Bagaimana agar aku bisa selalu dekat sosokmu?
Sesekali aku berteriak kecil
Aku kesal
Rasanya,
Hasrat ini terlalu memperbudakku!
Memaksaku untuk beranjak
Mencarimu
Lalu mendekapmu
Seolah ada zat adiktif menyatu dengan darahmu
Lagi...
Buatku candu akan hadirnya sosokmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar