Rabu, 19 September 2012

Kenapa Selalu Kamu?

Kamu...
Si pemilik mata itu
Mampu getarkan ruang kosong hati
Seolah terkena setrum
Hati ini menggelinjang tak karuan

Kamu...
Si pemilik suara itu
Lebih indah dari sekedar dentingan piano
Mampu redam keluh kesahku

Kamu...
Si pemilik jemari itu
Jemari yang berbelit diantara jemariku
Genggaman hangat
Sungguh,
Tak ingin kulepas

Dan kamu...
Ah, lagi-lagi kamu
Kamu telah sita waktuku!
Menyita dengan seribu bayangmu

Taukah aku lelah begini?
Ya,
Lelah yang aku nikmati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar