Selasa, 11 September 2012

Sendiri Itu Melelahkan

Pernah kamu lewati hari yang lebih sepi dari hariku?
Hari saat sinar mentari tak sampai
Burung-burung enggan membuka paruhnya
Dedaunan tertawa kecil
Bergoyang bersama angin
Dan manusia?
Tak ada
Seolah tinggal daku seorang

Ini terus terjadi
Semanjak kemarin
Semenjak sosoknya hilang di duniaku
Tinggalkan cinta terasa
Tinggalkan rindu terkubur

Sepi berjuta kali lipat
Inginku teriak
Agar suaraku bergema
Paling tidak,
Aku dengar suara selain suara utamaku
Agar aku tak begitu rasakan sepi

Tuhan,
sudikah Engkau kirimkan malaikat mungil-Mu?
Tak ada dia di duniaku
Aku benar-benar merasa sendiri
Dan aku, Tuhan
aku lelah untuk sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar