: Tuxedo Bertopeng
Jangan sampai kamu menyia-nyiakan
dan disia-siakan dalam waktu yang sama.
Takdir itu terkadang
menggelikan, ya, Kak. Sama seperti apa
yang aku alami saat ini. Tak ada yang tak tahu kalau aku masih saja menunggumu;
menunggumu mematahkan prinsipmu sendiri. Dan lagi, tak ada yang tahu kalau ternyata,
seseorang juga menungguku sama seperti aku menunggumu. Seseorang yang datang dari
masa sepuluh tahun silam.
Benar. Seseorang
telah menganggapku sebagai dunianya, katanya. Sedang aku, lebih dulu menganggapmu
sebagai duniaku.
Kamu jahat. Aku jahat.
Kita jahat. Beberapa bilang kalau aku
terlalu bodoh. Beberapa lagi, tak berhenti bertanya tentang sampai kapan aku menantimu;
sampai kapan aku menyia-nyiakannya. Satu jawabanku: sampai salju turun dari langit
Bogor.
Aku harus bahagia.
Karenanya aku tetap memperjuangkanmu.
Salam bulan,
Sailor Moon.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar