Senin, 24 Februari 2014

Sampai Salju Turun di Bogor


: Tuxedo Bertopeng

Jangan sampai kamu menyia-nyiakan dan disia-siakan dalam waktu yang sama.

Takdir itu terkadang menggelikan, ya, Kak. Sama seperti apa yang aku alami saat ini. Tak ada yang tak tahu kalau aku masih saja menunggumu; menunggumu mematahkan prinsipmu sendiri. Dan lagi, tak ada yang tahu kalau ternyata, seseorang juga menungguku sama seperti aku menunggumu. Seseorang yang datang dari masa sepuluh tahun silam.

Benar. Seseorang telah menganggapku sebagai dunianya, katanya. Sedang aku, lebih dulu menganggapmu sebagai duniaku.

Kamu jahat. Aku jahat. Kita jahat. Beberapa bilang kalau aku terlalu bodoh. Beberapa lagi, tak berhenti bertanya tentang sampai kapan aku menantimu; sampai kapan aku menyia-nyiakannya. Satu jawabanku: sampai salju turun dari langit Bogor.

Aku harus bahagia. Karenanya aku tetap memperjuangkanmu.


Salam bulan,
Sailor Moon.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar